Postingan

Pertemuan 15

Nama : Ivan Bontor B Mata Kuliah : Sistem Operasi Dosen Pengampu : Suhendi, S.Kom, M.Kom 1. Berikut adalah jenis - jenis berkas, kecuali....  a. Text File b. Source File c. Object File d. Internal File e. Executable file Jawaban : d. Internal File 2. Ada pun operasi-operasi dasar yang dilakukan berkas, kecuali.....  a. Menulis sebuah berkas (Write) b. Membaca Sebuah berkas (Read) c. Mencari berkas d. Menghapus Berkas (Delete) e. Memposisikan Sebuah Berkas (Reposition) Jawaban : c. Mencari berkas 3. Sebutkan operasi - operasi yang dapat dilakukan pada direktori!  Jawaban : a. Mencari berkas, kita dapat menemukan sebuah berkas didalam sebuah struktur direktori. Karena berkas-berkas memiliki nama simbolik dan nama yang sama dapat mengindikasikan keterkaitan antara setiap berkas - berkas tersebut, mungkin kita berkeinginan untuk dapat menemukan seluruh berkas yang nama-nama berkas membentuk pola khusus. b. Membuat berkas, kita dapat membuat berkas baru dan menambahkan berkas ...

Pertemuan 14

Gambar
Nama : Ivan Bontor B Mata Kuliah : Sistem Operasi Dosen Pengampu : Suhendi, S.Kom, M.Kom Definisi : Keamanan Sistem Operasi adalah untuk menjamin sumber daya sistem tidak digunakan / dimodifikasi, diinterupsi dan diganggu oleh orang yang tidak diotorisasi. Pengamanan termasuk masalah teknis, manajerial, legalitas dan politis.  A. Masalah – masalah Keamanan Sistem Operasi Dalam keamanan terdapat dua masalah penting, yaitu :  1. Kehilangan Data (Data Loss) Kehilangan data dapat disebabkan karena beberapa hal, yaitu : Bencana – Kebakaran – Banjir – Gempa Bumi – Perang – Kerusuhan – Binatang Kesalahan perangkat keras dan perangkat lunak – Tidak berfungsinya pemroses – Disk atau tape yang tidak terbaca – Kesalahan telekomunikasi – Kesalahan program (bugs) Kesalahan / kelalaian manusia – Kesalahan pemasukan data – Memasang tape atau disk yang salah – Eksekusi program yang salah – Kehilangan disk atau tape 2. Penyusup (hacker) Penyusup atau hacker terdiri dari : Penyusup pasif Membac...

Pertemuan 12

Gambar
Nama : Ivan Bontor B Mata Kuliah : Sistem Operasi Dosen Pengampu : Suhendi, S.Kom, M.Kom SISTEM BERKAS a. Pengertian Sistem berkas merupakan mekanisme penyimpanan on-line serta untuk akses, baik data maupun program yang berada dalam Sistem Operasi. Terdapat dua bagian penting dalam sistem berkas, yaitu: • Kumpulan berkas, sebagai tempat penyimpanan data.  • Struktur direktori, yang mengatur dan menyediakan informasi mengenai seluruh berkas dalam sistem. b. Konsep Dasar Sistem Berkas Informasi dalam berkas ditentukan oleh pembuatnya. Ada banyak beragam jenis informasi yang dapat disimpan dalam berkas. Hal ini disebabkan oleh struktur tertentu yang dimiliki oleh berkas, sesuai dengan jenisnya masing-masing. Contohnya: • Text file; yaitu urutan karakter yang disusun ke dalam baris-baris. • Source file; yaitu urutan subroutine dan fungsi, yang nantinya akan dideklarasikan. • Object file; merupakan urutan byte yang diatur ke dalam blok-blok yang dikenali oleh linker dari sistem. • Execu...

Pertemuan 11

Gambar
Nama : Ivan Bontor B Mata Kuliah : Sistem Operasi Dosen Pengampu : Suhendi, S.Kom, M.Kom I/O HARDWARE A. Prinsip Perangkat Keras I/O Manajemen perangkat I/O mempunyai beragam fungsi, diantaranya : • mengirimkan perintah ke perangkat I/O agar menyediakan layanan • menangani interupsi perangkat I/O • menangani kesalahan pada perangkat I/O • menyediakan interface ke pemakai • Perangkat I / O dapat dibagi menjadi dua kategori: perangkat block dan perangkat karakter. • perangkat blok : menyimpan informasi dalam blok berukuran tetap, masing-masing dengan  alamat sendiri. ukuran blok umum berkisar dari 512 sampai 65.536 byte. Semua transfer  berada di unit satu atau lebih seluruh blok (berturut-turut). • Hard disk, cakram Blu-ray, dan USB stick adalah perangkat blok umum. • Perangkat karakter : Sebuah perangkat karakter yang memberikan atau menerima aliran karakter, tanpa memperhatikan struktur blok. Hal ini tidak dialamatkan. • Printer, antarmuka jaringan, mouse(untuk menunjuk), mou...

Pertemuan 10

Gambar
Nama : Ivan Bontor B Mata Kuliah : Sistem Operasi Dosen Pengampu : Suhendi, S.Kom, M.Kom Virtual Memory Virtual memory adalah memori sementara yang digunakan komputer untuk menjalankan berbagai program aplikasi ataupun menyimpan data yang membutuhkan memory yang lebih besar dari memory yang telah tersedia (Memory fisik seperti RAM). Manajemen Memory Alokasi “space” memori fisik kepada program yang diekesekusi (proses). Pendekatan : Alokasi space sesuai dengan kebutuhan “logical address” => seluruh program berada di memori fisik. Kapasitas memori harus sangat besar untuk mendukung “multiprogramming”. Programmer dapat membuat program sesuai dengan kemampuan “logical address” (virtual address) tanpa harus menyusun modul mana yang harus ada di memori. Virtual memory lebih besar daripada memori fisik. Manfaat Virtual Memory • Berkurangnya I/O yang dibutuhkan (lalu lintas I/O menjadi rendah). Misal, untuk program  butuh membaca dari disk dan memasukkan dalam memori se...